Translate

Sabtu, 06 April 2013

Baju Dalam Antiperkosaan Diciptakan di India

<div class="caption-credit"> Photo by: Lille Boutique</div><div class="caption-title">Pretty Underpinnings</div>As sexy as your partner may find your comfortable cotton nursing bra (*insert sarcasm here), odds are there is room for improvement. Treat yourself to something lovely and lacy to spice things up (*note: no nursing clips allowed). I recommend a bit of a splurge - this Stella McCartney bra is definitely pricey, but seriously such a treat - her bras fit like a dream and are gorgeous!
<br>
<a href="http://www.babble.com/toddler/8-valentines-gifts-to-bring-the-sexy-back-to-your-relationship/?cmp=ELP|bbl|lp|YahooShine|Main||021213||7ValentinesGiftsToBringTheSexyBackToYourRelationship|famE|||" target=""><i>Get it at Lille Boutique, $140.00</i></a>
Berita perkosaan sadis di India menjadi sorotan di dunia beberapa bulan terakhir. Banyak pihak melakukan protes dan menganggap pemerintah India gagal melindungi wanita.

Tak ingin tinggal diam, dua mahasiswi menciptakan alat untuk mencegah perkosaan. Adalah Manisha Mohan dan Rimpi Tripathy, mahasiswi yang menciptakan alat berbentuk baju dalam canggih.

Baju dalam itu dilengkapi dengan GPS, pengirim pesan singkat serta sensor yang akan mengeluarkan tegangan listrik sebesar 3.800 KV jika dipicu.

"Orang yang mencoba melecehkan wanita akan tersetrum ketika ia memicu sensor baju dalam tersebut. Selain itu sistem GPS akan aktif dan pesan singkat akan terkirim ke pihak berwajib dan orang tua korban," ujar Manisha sebagaimana dikutip dari Dailymail.

Sensor dan kejut listrik itu diletakkan di sekitar bagian payudara, karena umumnya bagian itulah yang paling pertama diserang. Alat tersebut bisa menyetrum sebanyak lebih dari 80 kali. Jumlahnya lebih dari cukup untuk melumpuhkan pelaku.

Manisha mengungkap di sekolah konvensional, para wanita diajarkan untuk bersikap baik dan selalu tersenyum, padahal saat melangkah di dunia nyata, senyuman tersebut tak akan banyak membantu.

"Undang-undang dan hukum yang dibuat belum tentu dapat menjamin keselamatan para wanita. Untuk itulah kami menciptakan alat ini. Demi menyelamatkan wanita dari pelecehan dan tindak kekerasan," kata Manisha.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar